Cerai Dalam Islam (Talaq)

Cerai Dalam Islam (Talaq) - Talaq adalah melepaskan ikatan nikah dari pihak suami, dengan mengucapkan lafadl yang terten-tu . Misal :
  • Kamu telah aku thalaq.
  • Sekarang kamu sudah kuceraikan.
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْغَضُ الْحَلَالِ إِلَى اللَّهِ الطَّلَاقُ. رواه ابو داود وابن ماجه والحاكم.
Rukun Thalaq :
  • Suami yang menthalaq dengan syarat baligh, berakal dan kehendak sendiri.
  • Istri yang dithalaq.
  • Ucapan yang digunakan untuk menthalaq.
Ucapan Thalaq :
  • Ucapan sharikh. Yaitu ucapan yang tegas, maksudnya untuk menthalaq. Thalaq itu jatuh jika seseorang telah mengucapkan dengan sengaja walaupun hatinya tidak berniat menthalaq istrinya.
  • Ucapan kinayah. Yaitu ucapan yang tidak jelas maksudnya, mungkin ucapan itu maksudnya thalaq lain. Ucapan thalaq kinayah memerlukan adanya niat artinya jika ucapan thalaq itu dengan niat, sah thalaqnya dan jika tidak disertai niat, maka thalaqnya belum jatuh.
Ucapan Thalaq Sharikh ada tiga :
  • Thalaq artinya mencerai.
  • Firaq artinya memisahkan diri.
  • Sarah artinya lepas.

Ucapan Thalaq Kinayah antara lain :
  • Pulanglah kamu kepada Ibu Bapakmu.
  • Kawinlah kamu dengan orang lain.
  • Saya sudah tidak butuh lagi kepadamu.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثٌ جِدُّهُنَّ جِدٌّ وَهَزْلُهُنَّ جِدٌّ النِّكَاحُ وَالطَّلَاقُ وَالرَّجْعَةُ. رواه ابو داود والترمذي وابن ماجه والحاكم.
Keinginan mencerai istri walaupun sudah kuat sekali dan rumah tangga sudah berantakan dan suami istri sudah tidak serumah lagi, tetapi apabila belum diucapkan, maka ikatan suami istri ma-sih tetap, sebagaimana dinyatakan didalam hadits :
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ تَجَاوَزَ لِأُمَّتِي عَمَّا حَدَّثَتْ بِهِ أَنْفُسَهَا مَا لَمْ تَعْمَلْ أَوْ تَكَلَّمْ بِهِ. رواه البخارى ومسلم
Cerai dengan surat :
Thalaq dengan surat yang ditulis suami sendiri dan dibaca, hukumnya sama dengan lisan, tetapi jika surat itu tidak dibaca sebelum dikirim kepada istrinya, maka sama dengan kinayah.

Cerai dengan dipaksa :
Cerai dengan dipaksa oleh orang lain tanpa kamauannya sendiri, hukumnya sama dengan kinayah yaitu kalau memang hatinya membenarkan, maka jatuhlah thalaq itu dan kalau tidak membenar-kan, maka thalaq itu belum dianggap jatuh. 
عَنْ أَبِي ذَرٍّ الْغِفَارِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ عَنْ أُمَّتِي الْخَطَأَ وَالنِّسْيَانَ وَمَا اسْتُكْرِهُوا عَلَيْهِ . رواه ابن ماجه والحاكم.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

0 komentar:

Posting Komentar